Blogyang menyediakan Kisah Misteri, Kisah Nyata, Kisah Legenda, Kisah Islami, Kisah Orang-Orang Sukses, Kisah Motivasi, dan Banyak Artikel Menarik. 2017-03-12 - Situs Baginda Ery (New) type your description here Kalaukita menyimak kisah yang ada dalam Al Quran ternyata ada yang lebih ekstrim lagi, yaitu Firaun yang dengan sombongnya mengatakan bahwa dirinya adalah tuhan dan memerintahkan rakyatnya untuk menyembahnya sementara dia sendiri berbuat dengan cara yang melebihi batas. Dengan dasar kisah Firaun inilah maka perilaku/sifat orang sombong yang Vay Tiền Nhanh Chỉ Cần Cmnd. Zakat adalah pembersih dari sebagaian harta yang kita miliki. Kenapa kita harus menunaikan zakat? karena dari setiap harta yang kita miliki ada hak orang muslim lain. Sejarah Islam telah mengajarkan pada kita bagaimana seorang yang sudah mampu menunaikan zakat, jika masih tidak mau untuk menunaikannya akan bisa menimbulkan mudharat bagi pemiliknya. Sebagaimana kita bisa memetik hikmah dari kisah seorang sahabatnya Nabi Saw yang bernama Tsa'labah. Tsa'labah adalah orang yang sangat miskin. Saat menunaikan sholat berjamaah di masjid Tsa'labah selalau pulang lebih awal dengan terburu-buru. karena kain yang ia miliki hanya satu, dan Tsa'labah harus bergantian memakainya dengan sang istri tercintanya. Hari terus berlalu akhirnya Tsa'labah menghadap kepada Rasulullah Saw, Tsa'labah lalu berkata"Ya Rasul, berikan kepadaku jalan untuk menjadi kaya?." Rasul menjawab"Tsa'labah, terimalah dengan tawakal rezeki yang ada, serta bersyukurlah pasti Allah akan membalasmu." Tsa'labah bersikeras menginginkan dirinya untuk menjadi hartawan, kemudian Rasulullah memberikan modal sepasang domba untuk dijadikan modal usaha. Dengan izin dari Allah, ternak Tsa'labah berkembang biak hingga berjumlah ratusan. Kebun kurmanya pun luas dan subur. Mulai saat itulah hati dan pikiran Tsa'labah dikendalikan oleh hawa nafsu. Setelah banyaknya harta yang Tsa'labah miliki ia takut akan kerugian yang akan menimpanya sampai membuatnya lupa dengan islam. Sholat berjamaah pun ia rela tinggalkan karena sibuk mengurus ternak dan waktu yang sangat singakat akhirnya Tsa'labah terkenal sebagai hartawan. Ternak yang banyak serta kebun yang subur telah dimilikinya. Sampai datanglah wahyu untuk berzakat turun kepada Rasulullah. Nabi pun memerintah Ali untuk menagih zakat kepada Tsa' berkata "Ali, Tsa'labah sudah sampai martabat hartawan yang menwajibkannya mengeluarkan zakat, tagihlah kepadanya." Ali pun langsung bergegas datang kepada Tsa'labah untuk menagih zakat kepadanya.Ali berkata"Rasulullah mengatakan bahwa engkau harus membayar sebagaian dari kekayaanmu untuk fakir miskin."Tsa'labah pun menjawab"Buat apa? zakat bagi fakir miskin?, maaf Ali orang-orang miskin itu adalah pemalas. Kalau aku hanya duduk dengan berleha-leha, mana mungkin bisa mengumpulkan kekayaan sebanyak ini?"Ali berkata"Tetapi rukun Islam telah menetapkan atas orang yang mampu, diwajibkan untuk menunaikan zakat dari sebagaian hartanya." Tsa'labah pun menjawab sambil menaiki pitam"Apa? Aku harus memberi makan kepada mereka, yang Allah sendiri tidak sudi memberikan rezeki atas orang-orang itu? Tidak. Saya menolak membayar zakat."Rasulullah merasa kasihan dan berduka memikirkan Tsa'labah, jika sampai Tsa'labah dilaknat oleh Allah lantaran pembangkangannya itu. Maka Rasulullah memerintahkan Ali untuk menagih zakat kepada Tsa'labah samapai tiga kali. Tetapi Tsa'labah masih juga menolak untuk berzakat. Rasulullah menggumam."Hartanya Tsa'labah tidak menyelamatkan dirinya. Apa yang diucapkan Rasulullah pun benar. Mendadak ternak Tsa'labah diserang wabah, hama mengeringkan tanaman kormanya. Tsa'labah pun datang menghadap Nabi dan hendak membayar zakat. Tetapi Nabi menolak zakat yang akan dibayarkan Tsa'lanah. Lalu Tsa'labah pun mendatangi Abu Bakar dengan niat yang sama. Abu Bakar berkata,"Maaf, aku tak menerima yang ditolak oleh Rasulullah." Kekayaannya Tsa'labah pun musnah dalam waktu yang singkat, nasibnya terlunta-lunta, hartanya tidak dapat menyelamatkan dirinya karena tidak bersedia berzakat. Hancurlah semua kehidupannya. Dari kisah di atas, jangan sampai kita mencontoh perbuatan Tsa'labah, karena dengan kita melaksanakan zakat tidak akan membuat kita jatuh miskin. kisah di atas pula membuktikan bahwa janji Allah dalam Al-quran adalah benar "Jika kita bertaqwa menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah, seperti perintah untuk berzakat, bersedekah niscaya Allah akan memberiakan kita jalan keluar dari kesulitan yang kita alami dengan catatan zakat dan sedekah yang kita keluarkan adalah istiqomah terus menerus, serta ikhlas tidak mengharapkan lebih walaupun itu hanya sebuah ucapan wahai hamba Allah, betapa Rasulullah mengingatkan, "Kokohnya dunia ini karena empat perkara. Dengan ilmu para ulama, dengan kedermawanan orang-orang kaya, dengan doa-doa orang fakir miskin, dan dengan keadilan para penguasa." Jakarta - Dalam hadits riwayat Muslim, dari Abu Hurairah Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa sedekah tidak akan mengurangi harta manusia. "Sedekah tidak lah mengurangi harta."Selain itu, Syekh Kulaini dalam kitabnya, Al Kafi meriwayatkan hadits dari Imam Ja'far Shadiq, "Obati penyakitmu dengan sedekah, dan hilangkan kesulitan kesulitan dan musibah dengan sedekah. Sedekah membuang tujuh puluh setan dari apa yang ada dalam janggut seseorang, dan sedekah akan lebih dulu sampai ke tangan Allah SWT sebelum sampai ke tangan orang yang membutuhkan." Berikut Nyata Keajaiban Sedekah yang MenakjubkanDalam buku 'Kisah-kisah Ajaib Pembeli Surga' karya Ahmed Al Ali, dikisahkan dari Mullah Fatih Ali bahwa seorang kawan dekatnya, laki-laki mengaku memiliki sejumlah lahan selama setahun perekonomian di daerahnya memburuk sehingga banyak orang menderita akibat kelaparan. Akhirnya, laki-laki itu memutuskan untuk memberikan hasil panen dari salah satu ladang pertaniannya untuk orang-orang pun pergi ke masjid dan mengumumkan kepada semua orang bahwa mereka boleh memanfaatkan tanah ladangnya, dan mengambil semua hasil panennya sesuai pun berbondong-bondong pergi ke ladang milik sang Laki-laki dan menggarap dalam jumlah besar. Pemilik lahan tersebut cukup sibuk dengan pekerjaanya sehingga tidak pernah memerhatikan ladang ia memanen semua lahan pertaniannya, ia teringat akan ladang yang diberikan untuk sedekah itu. Segera ia memerintah orang untuk mengumpulkan semua batang kering, tumbuhan, dan bulir-bulir yang masih para pegawai sang Lelaki melihat bahwa masih ada banyak hasil panen yang tersisa. Mereka juga mendapati hasil panen melebihi hasil panen tanah pertanian yang lagi, umumnya tanah pertanian yang telah dipanen harusnya dibiarkan terlebih dahulu tanpa ditanami apapun selama setahun agar tanah kembali normal. Selain itu, tanah bisa memiliki mineral-mineral yang مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۗوَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌNamun, bedanya, tanah pertanian yang diberikan untuk sedekah justru tidak kehilangan kesuburannya sehingga bisa ditanami kembali. Hal ini sesuai dengan Quran surat Al-Baqarah ayat 261Latin maṡalullażīna yunfiqụna amwālahum fī sabīlillāhi kamaṡali ḥabbatin ambatat sab'a sanābila fī kulli sumbulatim mi`atu ḥabbah, wallāhu yuḍā'ifu limay yasyā`, wallāhu wāsi'un 'alīmArtinya Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha kita semua bisa mengambil hikmah dari kisah sedekah di atas ya! pay/erd 0% found this document useful 0 votes0 views3 pagesOriginal TitleKISAH INSPIRATIF SESEORANG YANG RAJIN BERZAKATCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes0 views3 pagesKisah Inspiratif Seseorang Yang Rajin BerzakatOriginal TitleKISAH INSPIRATIF SESEORANG YANG RAJIN BERZAKATJump to Page You are on page 1of 3 KISAH INSPIRATIF SESEORANG YANGRAJIN BERZAKAT Zakat adalah pembersih dari sebagaian harta yang kita miliki. Kenapa kita harus menunaikanzakat? karena dari setiap harta yang kita miliki ada hak orang muslim Islam telah mengajarkan pada kita bagaimana seorang yang sudah mampu menunaikanzakat, jika masih tidak mau untuk menunaikannya akan bisa menimbulkan mudharat bagi kita bisa memetik hikmah dari kisah seorang sahabatnya Nabi Saw yang bernamaTsa’ adalah orang yang sangat miskin. Saat menunaikan sholat berjamaah di masjidTsa’labah selalau pulang lebih awal dengan terburu-buru. karena kain yang ia miliki hanya satu,dan Tsa’labah harus bergantian memakainya dengan sang istri terus berlalu akhirnya Tsa’labah menghadap kepada Rasulullah Saw, Tsa’labah lalu berkata”Ya Rasul, berikan kepadaku jalan untuk menjadi kaya?.” Rasul menjawab”Tsa’labah,terimalah dengan tawakal rezeki yang ada, serta bersyukurlah pasti Allah akan membalasmu.”Tsa’labah bersikeras menginginkan dirinya untuk menjadi hartawan, kemudian Rasulullahmemberikan modal sepasang domba untuk dijadikan modal usaha. Dengan izin dari Allah, ternak Tsa’labah berkembang biak hingga berjumlah kurmanya pun luas dan subur. Mulai saat itulah hati dan pikiran Tsa’labah dikendalikanoleh hawa nafsu. Setelah banyaknya harta yang Tsa’labah miliki ia takut akan kerugian yangakan menimpanya sampai membuatnya lupa dengan berjamaah pun ia rela tinggalkan karena sibuk mengurus ternak dan waktu yang sangat singkat akhirnya Tsa’labah terkenal sebagai hartawan. Ternak yang banyak serta kebun yang subur telah dimilikinya. Sampai datanglah wahyu untuk berzakat turun kepada Rasulullah. Nabi pun memerintah Ali untuk menagih zakat kepadaTsa’labah. Nabi berkata “Ali, Tsa’labah sudah sampai martabat hartawan yang mewajibkannyamengeluarkan zakat, tagihlah kepadanya.” Ali pun langsung bergegas datang kepada Tsa’labahuntuk menagih zakat kepadanya.Ali berkata”Rasulullah mengatakan bahwa engkau harus membayar sebagaian dari kekayaanmuuntuk fakir miskin.”Tsa’labah pun menjawab”Buat apa? zakat bagi fakir miskin?, maaf Ali orang-orang miskin ituadalah pemalas. Kalau aku hanya duduk dengan berleha-leha, mana mungkin bisamengumpulkan kekayaan sebanyak ini?”Ali berkata”Tetapi rukun Islam telah menetapkan atas orang yang mampu, diwajibkan untuk menunaikan zakat dari sebagaian hartanya.”Tsa’labah pun menjawab sambil menaiki pitam”Apa? Aku harus memberi makan kepadamereka, yang Allah sendiri tidak sudi memberikan rezeki atas orang-orang itu? Tidak. Sayamenolak membayar zakat.”Rasulullah merasa kasihan dan berduka memikirkan Tsa’labah, jika sampai Tsa’labah dilaknatoleh Allah lantaran pembangkangannya itu. Maka Rasulullah memerintahkan Ali untuk menagihzakat kepada Tsa’labah samapai tiga Tsa’labah masih juga menolak untuk berzakat. Rasulullah menggumam.”HartanyaTsa’labah tidak menyelamatkan dirinya. Apa yang diucapkan Rasulullah pun ternak Tsa’labah diserang wabah, hama mengeringkan tanaman kormanya. Tsa’labah pun datang menghadap Nabi dan hendak membayar zakat. Tetapi Nabi menolak zakat yang akandibayarkan Tsa’ Tsa’labah pun mendatangi Abu Bakar dengan niat yang sama. Abu Bakar berkata,”Maaf,aku tak menerima yang ditolak oleh Rasulullah.”Kekayaannya Tsa’labah pun musnah dalam waktu yang singkat, nasibnya terlunta-lunta,hartanya tidak dapat menyelamatkan dirinya karena tidak bersedia berzakat. Hancurlah kisah di atas, jangan sampai kita mencontoh perbuatan Tsa’labah, karena dengan kitamelaksanakan zakat tidak akan membuat kita jatuh miskin. kisah di atas pula membuktikan bahwa janji Allah dalam Al-quran adalah benar.“Jika kita bertaqwa menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah, seperti perintah untuk berzakat, bersedekah niscaya Allah akan memberikan kita jalan keluar dari kesulitan yang kita Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.

kisah inspiratif singkat seseorang yang rajin berzakat infaq dan sedekah